Postingan

Menampilkan postingan dari April, 2017

TUGAS 2: ARTIKEL TENTANG KORUPSI DAN OPINI UNTUK PENYELESAIANNYA

Gambar
Kronologi OTT Korupsi Kapal Perang, Dirut PT PAL Tersangka SABTU, 01 APR 2017 08:27 KAPAL PERANG ANGKUT:StrategicSealift Vessel dalam pengerjaan oleh PT PAL (foto diambil pada 10 Oktober 2016)  (AHMAD KHUSAINI/JAWA POS) JawaPos.com  - Strategic sealift vessel (SSV) bikinan PT PAL seharusnya menjadi kebanggaan Indonesia. Itu adalah kapal perang pertama yang diekspor industri dalam negeri. Sayang, prestasi tersebut tercoreng oleh kasus dugaan korupsi yang kini tengah diusut Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Kemarin (31/3) Dirut PT PAL M. Firmansyah Arifin ditetapkan sebagai tersangka karena tuduhan menerima hadiah terkait penjualan kapal itu. Penetapan Firmansyah sebagai tersangka hanya selang sehari dari ope­rasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan KPK di Jakarta.  Selain dia, ada tiga orang lain yang ditetapkan sebagai tersangka. Yaitu, General Manager (GM) Treasury PT PAL Arief Cahyana, Direktur Keuangan PT PAL Saiful Anwar, serta Agus ...

BAB 4 : NORMA DAN ETIKA DALAM PEMASARAN, PRODUKSI, MANAJEMEN, SUMBER DAYA MANUSIA DAN FINANSIAL

BAB 4 NORMA DAN ETIKA DALAM PEMASARAN, PRODUKSI, MANAJEMEN, SUMBER DAYA MANUSIA DAN FINANSIAL Norma Dan Etika Dalam Pemasaran, Produksi, Manajemen, Sumber Daya Manusia Dan Finansial Pasar dan Perlindungan konsumen Banyak orang yang percaya bahwa konsumen secara otomatis terlindungi dari kerugian dengan adanya pasar yang bebas dan kompetitif dan bahwa pemerintah atau para pelaku bisnis tidak mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk menghadapi masalah ini. Pasar bebas mendukung alokasi , penggunaan dan distribusi barang-barang yang dalam artian tertentu, adil, menghargai hak dan memiliki nilai kegunaan maksimum bagi orang- orang yang berpartisipasi dalam pasar. Lebih jauh lagi, di pasar seperti ini, konsumen dikatakan berdaulat penuh. Saat konsumen menginginkan dan bersedia membayar untuk suatu produk, para penjual memperoleh insentif untuk memenuhi keinginan mereka. Seperti yang dikatakan seorang penulis ekonomi ternama, dengan cita rasa mereka seperti yang diekspresi...

BAB 3: MODEL ETIKA DALAM BISNIS, SUMBER NILAI ETIKA DAN FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI ETIKA MANAJERIAL

BAB 3 MODEL ETIKA DALAM BISNIS, SUMBER NILAI ETIKA DAN FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI ETIKA MANAJERIAL Model Etika Dalam Bisnis, Sumber Nilai Etika Dan Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Etika Manajerial Immamoral Manajemen Immaoral manajemen merupakan tingkatan terendah dari model manajemen dalam menerapkan prinsip-prinsip etika bisnis. Manajer yang memiliki manajemen tipe ini pada umumnya sama sekali tidak memindahkan apa yang dimaksud dengan moralitas, baik dalam internal organisasinya maupun bagaimana dia menjalankan aktivitas bisnisnya. Para pelaku bisnis yang tergolong pada tipe ini, biasanya memanfaatkan kelemahan dan kelengahan-kelengahan dalam komunitas untuk kepentingan dan keuntungan diri sendiri, baik secara individu atau kelompok mereka. Kelompok manajemen ini selalu menghindari diri dari yang disebut etika. Bahan hukum dianggap sebagai batu sandungan dalam menjalankan bisnisnya. Ammoral Manajemen Tingkatan kedua dalam aplikasi etika dan moralitas dalam manajemen...

BAB 2: PRINSIP ETIKA DALAM BISNIS SERTA ETIKA DAN LINGKUNGAN

BAB 2 PRINSIP ETIKA DALAM BISNIS SERTA ETIKA DAN LINGKUNGAN Prinsip Etika Dalam Bisnis Serta Etika Dan Lingkungan Prinsip Otonomi Prinsip otonomi dalam etika bisnis adalah bahwa perusahaan secara bebas memiliki kewenangan sesuai dengan bidang yang dilakukan dan pelaksanaannya sesuai dengan visi dan misi yang dipunyainya. Contoh prinsip otonomi dalam etika binis : perusahaan tidak tergantung pada pihak lain untuk mengambil keputusan tetapi perusahaan memiliki kekuasaan tertentu sesuai dengan misi dan visi yang diambilnya dan tidak bertentangan dengan pihak lain. Dalam prinsip otonomi etika bisnis lebih diartikan sebagai kehendak dan rekayasa bertindak secara penuh berdasar pengetahuan dan keahlian perusahaan dalam usaha untuk mencapai prestasi-prestasi terbaik sesuai dengan misi, tujuan dan sasaran perusahaan sebagai kelembagaan. Disamping itu, maksud dan tujuan kelembagaan ini tanpa merugikan pihak lain atau pihak eksternal. Dalam pengertian etika bisnis, otonomi bersangkut...